SASARAN

1. Meningkatnya Umur Harapan Hidup

Target dan capaian indikator keberhasilan sasaran Meningkatnya Umur Harapan Hidup dari 72,2 tahun menjadi 75 tahun adalah sebagai berikut :

tabel 1

Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang telah berupaya mencapai target indikator kinerja sasaran tersebut diatas melalui kegiatan- kegiatan antara lain:
– Pengadaan Obat Dan Perbekalan Kesehatan
– Monitoring dan Evaluasi Program Kesehatan
– Perencanaan Kebutuhan Obat Dan Perbekalan Kesehatan
– Peningkatan Pelayanan Kesehatan Rujukan
– Sosialisasi Dan Pendataan Kesehatan Tradisional
– Peningkatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat ( Kegiatan Pendukung Proyek DHS-2)
– Penjaringan Kelainan Refraksi Anak SD
– Pengadaan Alat Kesehatan
– Pembinaan Produksi Industri Kecil Obat Tradisional ( IKOT )/PIRT
– Pelayanan Kesehatan Gratis ( JAMKESDA )
– Peningkatan Pelayanan Posyandu
– Pengembangan Kabupaten Sehat
– Pemantauan Dan Pengawasan Kualitas / Kesehatan Lingkungan
– Pengadaan Alat Dan Bahan Pemeriksaan Kualitas Kesling
– Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( Pendamping WSLIC )
– Pengendalian Dampak Resiko Pencemaran Lingkungan
– Eliminasi Filariasis
– Pencegahan Dan Penanggulangan Faktor Resiko
– Penemuan Dan Tatalaksana Penderita
– Peningkatan Surveilans Epidemiologi Dan Penanggulangan Wabah
– Peningkatan Pelayanan Imunisasi
– Kemitraan Pelayanan Kesehatan bagi Pasien Askes Sosial
– Kemitraan Pelayanan Kesehatan bagi Pasien JAMKESMAS
– Pengadaan Sarana Dan Prasarana Penunjang Yankes Bagi Lansia

Dari 8 (delapan) indikator kinerja, yang ditetapkan sebagai tolak ukur keberhasilan sasaran tersebut ada 3 indikator yang tidak mencapai target ( Renstra Dinas Kesehatan Tahun 2009 – 1013 ) yaitu Cakupan Pelayanan Kesehatan Dasar Masyarakat Miskin ( 63,57% ), Cakupan penjaringan Siswa SD dan setingkat (43,13%), Cakupan Desa SIAGA aktif (70,52%) dan Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit (13,28%) .Untuk cakupan Desa siaga Aktif, meskipun hasilnya belum mencapai target tapi hasil capain tahun 2010 ini meningkat dibanding pencapaian tahun lalu yaitu sekitar 30,51%.

2. Menurunnya Angka Kematian Bayi dari 13,5/1000 Kelahiran Hidup menjadi 5/1000 Kelahiran Hidup Pada 2013

Target dan capaian indikator keberhasilan sasaran adalah sebagai berikut :

Dari 2 (dua) indikator kinerja yang ditetapkan sebagai tolak ukur keberhasilan sasaran menurunnya angka kematian bayi dari 13,5/100 KH menjadi 5/000 KH pada tahun 2013, indikator cakupan kunjungan bayi belum mencapai target yang telah di tetapkan. Pencapaian tahun 2010 ini yaitu 82,28% sedangkan target yang di tetapkan adalah 85%. Hasil ini pun menurun dibanding pencapaian tahun lalu, hal ini disebabkan oleh kurangnya kegiatan yang mendukung pencapain target ini, hanya 1 kegiatan yaitu:
– Pengadaan Dan Peningkatan KIA

3. Menurunnya Jumlah Kematian Ibu Dari 5 Orang menjadi Tidak Ada Pada Tahun 2013

Target dan capaian indikator keberhasilan sasaran terlaksananya pembangunan sesuai dengan rencana adalah sebagai berikut :

Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang telah berupaya mencapai target indikator kinerja sasaran Menurunnya Jumlah Kematian Ibu melalui kegiatan sebagai berikut:
– Pelatihan SDIDTK, MTBS, ANC, PKPR, AKDR dan P4K
Dari 4 (Empat) indikator kinerja, yang ditetapkan sebagai tolak ukur keberhasilan sasaran tersebut, semua mencapai target. Meskipun demikian kegiatan yang dapat mendukung pencapain ini kami rasa masih kurang hal ini dapat dilihat dari penurunan hasil capaian tahun 2009 khususnya indikator cakupan pertolongan persalinan oleh nakes, dari 87,89% ( 2009 ) turun menjadi 81,91%.

4. Menurunnya Jumlah Kematian Balita Dari 2 Orang menjadi Tidak Ada Pada Tahun 2013

Target dan capaian indikator keberhasilan sasaran terlaksananya pembangunan sesuai dengan rencana adalah sebagai berikut :

Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang telah berupaya mencapai target indikator kinerja sasaran Menurunnya Jumlah Kematian Balita melalui kegiatan sebagai berikut:
– Pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak
Hasil pencapaian indikator yang telah ditetapkan yaitu Cakupan pelayanan anak balita telah melampaui target yang ditetapkan tetapi masih kurang dibandingkan pencapaian tahun lalu, Hal ini disebabkan minimnya anggaran yang mendukung pencapaian ini sehingga kegiatan pendukungpun berkurang dari 3 kegiatan untuk tahun 2009, tahun 2010 hanya 1 kegiatan. Pencapaian ini tdk bisa dilepaskan dari dukungan kegiatan – kegiatan yang berasal dari Indikator kinerja yang lain seperti Penanggulangan KEP, Anemia Gizi, Gaky, Kurang Vit.A, & Kurang Gizi Mikro Lainnya, Pemberian Makanan Tambahan Bagi Gakin, Peningkatan Pelayanan Imunisasi dan masih banyak lagi kegiatan yang lain.

5. Menurunnya Prevalensi Gizi Buruk dari 0,57% Pada Balita Menjadi 0%

Target dan capaian indikator keberhasilan sasaran terlaksananya pembangunan sesuai dengan rencana adalah sebagai berikut :

6. Terbentuk Dan Terselenggaranya Sistem Informasi Manajemen Kesehatan Di Daerah Yang Ditunjang Oleh Sarana Dan Prasarana Yang Memadai

Target dan capaian indikator keberhasilan sasaran terlaksananya pembangunan sesuai dengan rencana adalah sebagai berikut :

Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang telah berupaya mencapai target indikator kinerja sasaran tersebut diatas melalui kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
– Pembangunan Pos Kesehatan Desa
– Rehabilitasi sedang / Berat Puskesmas
– Pengadaan Sarana Dan Prasarana Kesehatan

1 Komentar

One thought on “SASARAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s