UPAYA KESEHATAN GIGI MULUT DI SEKOLAH ( UKGS )

Kegiatan UKGS ini adalah sesuai UU kesehatan no 36 tahun 2009   Bab V     pasal 48 berbunyi pelayanan kesehatan gigi dan mulut dilakukan untuk memulihkan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam bentuk peningkatan kesehatan gigi, pencegahan penyakit gigi dan pengobatan penyakit gigi dan pemulihan kesehatan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan atau  masyarakat  yang dilakukan secara terpadu, terintegrasi dan berkesinambungan.         Rongga mulut merupakan cerminan kesehatan kita, karena kebanyakan penyakit yang gejalanya dapat dilihat didalam mulut. Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian dari kesehatan umumnya, dimana gigi berfungsi untuk mengunyah  makanan, berbicara  dan ,menentukan bentuk wajah dan kecantikan seseorang . Sejak lahir, mulut sudah berfungsi untuk menangis , menyusui pada ibu dan semakin besar anak bertambah pula fungsi dari mulut.Agar fungsi mulut berjalan dengan baik diperlukan pemeliharaan kebersihan dan kesehatannya. Apabila kesehatan gigi dan mulut dibiarkan tidak bersih gigi geligi akan tertutup oleh lapisan  “ plaque “  ( plak ). Plak merupakan endapan lunak sisa-sisa makanan yang melekat erat menutupi permukaan gigiyang terdiri dari bahan perekat seperti agar-agar dan bakteri, apabila menderita sakit gigi yang kronis merupakan salah satu penyebab timbulnya penyakit jantung.Plak ini lama kelamaan akan menyebabkan gigi berlubang atau radang gigi. Untuk membersihkan gigi mulut yang paling sederhana dan mudah dapat dilakukan dengan menyikat gigi geligi secara teratur dan benar.

Kuman yang melekat pada karang gigi akan mengeluarkan toksin (racun) yang merangsang gusi sehingga timbul radang pada gusi makin lama akan merusakjaringan pengikat antara akar gigi dan tulang. Kelainan gigi dan mulut dapat mengakibatkan gangguan fungsi, bila gigi dicabut karena karies gigi maupun radang  gusi yang parah mengakibatkan fungsi mulut terganggu : fungsi kunyah dan  berbicara akan terganggu, fungsi estetika / kecantikan akan berkurang. Pencegah terjadinya penyakit gigi dan radang gusi adalah adalah menghilangkan plak dan ditunjang dengan menyikat gigi secara teratur, hindari pemakaian tusuk gigi , sebaiknya pakailah benang gigi (dental floss), mengatur pola makan, kurangi makanan yang manis seperti permen, coklat, manisan dsb. Perbanyak makan makanan yang menyehatkan, periksa gigi secara teratur diklinik bila ada kelainan-kelainan .

       Tujuan dari kegiatan Usaha Kesehatan Gigi dan Mulut di sekolah adalah :

  1. Untuk memberi pengertian pada siswa tentang pentingnya memelihara kesehatan gigi dan mulut melalui penyuluhan.

  2. Menginfomasikan kepada siswa tentang kelainan gigi dan mulut, penyebab dan cara pencegahannya.

  3. Memberikan pelayanan kesehatan gigi bagi siswa yang bermasalah giginya

  4. Memberikan rujukan dan perawatan selanjutnya untuk gigi yang tidak dapat ditindak lajuti  saat itu.

Sasaran kegiatan adalah anak sekolah (Siswa/siswi SD dan SLTP) dengan tujuan sejak dini Anak- anak telah mengetahui bagaimana memelihara kesehatan giginya  sendiri dan program kesehatan gigi ini merupakan salah satu program yang dilaksanakan di Pusat-pusat pelayanan khususnya Puskesmas.

 Saat ini jumlah kasus kelainan gigi dan mulut selama tahun 2011

 di Kabupaten Enrekang  sbb:

  • Karies gigi sebanyak                                                                       :  288 kasus

  • Penyakit pulpa dan jaringan periapikal sebanyak             :  798 kasus

  • Jml penyakit gusi dan jaringan periodontal sebanyak    :  319 kasus

  • Gangguan gigi dan jaringan penyangga lain                         :  646 Kasus

  • Penyakit rongga mulut dan kelenjar ludah, rahang         : 157 kasus

  • Jumlah penyakit lainnya                                                              :  199 kasus

Salah satu yang dilakukan untuk penanggulangannya disamping secara rutin program kesehatan gigi mulut dilakukan baik di Puskesmas maupun disekolah – sekolah dengan melakukan penyuluhan-penyuluhan, juga setiap tahun ada kegiatan Kesehatan gigi mulut yang dilakukan dengan bekerjasama dengan Pusat Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Dinas Kesehatan provinsi Sulawesi Selatan. Untuk Tahun 2010 di laksanakan di SMP negeri 2 Enrekang, tahun 2011 di SMP negeri 1 Enrekang, dan untuk tahun 2012 akan dilaksanakan di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama  (SMP).Diharapkan dengan adanya kegiatan – kegiatan tersebut akan menurunkan   jumlah kasus gangguan Gigi dan Mulut di kabupaten Enrekang khususnya pada anak sekolah.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s